Click here for Myspace Layouts

Senin, 19 Desember 2011

KISAH SEPEDA

Sepeda gunung (All Terrain Bike/ATB)

Adalah sepeda yang digunakan dalam medan yang berat. Pertama kali diperkenalkan pada tahun 1970, oleh pemakai sepeda diperbukitan San Francisco.

Sejak saat itu dunia mengenal sepeda gunung ini. Ciri-cirinya adalah ringan, bentuk kerangka yang terbuat dari baja, aluminium dan yang terbaru menggunakan bahan komposit serat karbon (Carbon Fiber Reinforced Plastic) dan menggunakan shock breaker-peredam kejut. Sedangkan ban yang dipakai adalah yang memiliki kemampuan untuk mencengkeram tanah dengan kuat. Sepeda gunung biasanya memiliki 18-27 gear pindah yang berguna untuk mengatur kecepatan dan kenyamanan dalam mengayuh pedalnya.

Sepeda gunung dengan 27 gear berarti memiliki crankset depan dengan 3 piringan dan cassette sprocket dengan 9 piringan. Sehingga 3 x 9 = 27 tingkat kecepatan yang berbeda.

Sepeda gunung adalah jenis sepeda yang pertama kali dinaiki sampai ke puncak gunung Kilimanjaro, titik tertinggi di benua Afrika , 5.895 m


Lima jenis sepeda gunung berdasarkan fungsinya :

a. Cross Country (XC)
Dirancang untuk lintas alam ringan hingga sedang. Didesain agar efisien dan optimal pada saat mengayuh dan menanjak di jalan aspal hingga jalan tanah pedesaan.


b. All mountain (AM)
Dirancang untuk lintas alam berat seperti naik turun bukit, masuk hutan, melintasi medan berbatu, dan menjelajah medan offroad jarak jauh. Keunggulan all mountain ada pada ketahanan dan kenyamanannya untuk dikendarai. Hampir semua sepeda AM bertipe full-suspension.



c. Down hill (DH)
Dirancang agar dapat melaju cepat, aman dan nyaman dalam menuruni bukit dan gunung. Mampu menikung dengan stabil pada kecepatan tinggi dan selalu dilengkapi suspensi belakang untuk meredam benturan yang sering terjadi. Sepeda DH tidak mengutamakan kenyaman mengayuh karena hanya dipakai untuk turun gunung. Sepeda downhill juga lebih mengacu pada lomba, sehingga selain kekuatan, yang menjadi titik tekan dalam perancangannya adalah bagaimana agar dapat melaju dengan cepat. Untuk menuju ke lokasi, para downhiller tidak mengayuh sepeda mereka namun diangkut dengan mobil. Tidak efisien dipergunakan di dalam kota maupun di jalur cross country.
 


d. Free ride (FR)
Dirancang untuk mampu bertahan menghadapi drop off (lompatan) tinggi dan kondisi ekstrim sejenisnya. Bodinya kuat namun tidak secepat dan selincah all mountain karena bobotnya yang lebih berat. Kurang cocok untuk dipakai jarak jauh.



e. Dirt jump (DJ)
Nama lainnya adalah urban MTB. Penggemar jenis ini awalnya adalah anak muda perkotaan yang menggunakan sepeda gunung selain sebagai alat transportasi, ngebut di jalanan kota, juga digunakan untuk melakukan atraksi lompatan tinggi dan ekstrim. Fungsinya mirip BMX namun dengan bentuk yang diperbesar.



Jenis FreeRide dan  DirtJump adalah jenis sepeda yang belakangan dikenal sesuai dengan perkembangan track / lokasi dan penggunaan pemakainya.

Merk sepeda gunung yang dikenal biasanya adalah:
Lokal : Polygon, Wim Cycle, United
Impor : Kona, Giant


Sumber :
Wikipedia Indonesia
Rifaai, kaskuser. User ID: 1424019.Post: 196


19 Jul 2010

Sejarah Sepeda

Sejarah sepeda bermula di Eropa. Sekitar tahun 1790, sebuah sepeda pertama berhasil dibangun di Inggris. Cikal bakal sepeda ini diberi nama Hobby Horses dan Celeriferes

Keduanya belum punya mekanisme seperti sepeda zaman sekarang, yang mempunyai batang kemudi dan sistem pedal. Yang ada hanya dua roda pada sebuah rangka kayu. Bisa dibayangkan, betapa canggung dan besar tampilan kedua sepeda tadi. Meski begitu, sepeda tersebut cukup menolong orang-orang  pada masa itu untuk berjalan.

Penemuan fenomenal dalam kisah masa lalu sepeda tercipta berkat Karl Von Drais.

 Karl Von Drais (29 April 1785 - 10 Desember 1851) adalah seorang penemu Jerman dan menciptakan Laufmaschine ("menjalankan mesin"), juga kemudian disebut sepeda beroda itu, draisine (Inggris) atau "draisienne" (Perancis)

                                                             
.
 








Von Drais berhasil melakukan terobosan penting, yang ternyata merupakan peletak dasar perkembangan sepeda selanjutnya

Oleh Von Drais, Hobby Horse dimodifikasi hingga mempunyai mekanisme kemudi pada bagian roda depan. Dengan mengambil tenaga gerak dari kedua kaki, Von Drais mampu meluncur lebih cepat saat berkeliling kebun. Ia sendiri menyebut kendaraan ini dengan nama, Draisienne.
Beritanya sendiri dimuat dikoran lokal jerman pada 1817.


Proses penciptaan selanjutnya dilakukan Kirkpatrick Macmillan (Lahir tahun1812 di Dumfriesshire Skotlandia dan meninggal pada tanggal 26 Januari 1878).

Pada waktu itu (sekitar tahun1824) dia melihat kuda-kudaan ditunggangi sepanjang jalan di dekatnya, dan memutuskan untuk membuat satu bagi dirinya sendiri. Setelah selesai, ia menyadari ada perbaikan radikal yang bisa dibuat kalau dia bisa mendorong tanpa meletakkan kakinya di tanah. Bekerja di bengkel besi ayahnya, ia menambahkan batang penggerak yang menghubungkan antara roda belakang dengan ban depan Draisienne. Untuk menjalankannya, tinggal mengayuh pedal yang ada.  dia menyelesaikan 'mesin' baru itu di sekitar 1839.
 

Ini pertama kali pedal sepeda itu didorong oleh sebuah gerakan reciprocating horizontal kaki pengendara pada pedal. Gerakan ini disampaikan kepada engkol pada roda belakang dengan menghubungkan batang, 'mesin' 
Memang masih sangat berat untuk mengayuhnya dan diperlukan upaya fisik / tenaga yang cukup untuk menaiki sepeda tersebut

Dia tidak pernah berpikir untuk mematenkan penemuan nya atau mencoba untuk membuat uang dari itu, tetapi yang lain melihatnya dan tidak lambat untuk menyadari potensi itu, dan segera salinan sepeda itu mulai muncul untuk dijual. Oleh Gavin Dalzell dari Lesmahagow mesinnya disalin pada tahun 1846 dan diteruskan rincian nya untuk banyak orang. Selama lebih dari 50 tahun Ia dianggap sebagai penemu sepeda tersebut.














Penemuan penting akan roda ban (waktu itu sepeda belum memamakai ban karet) dilakukan oleh Thomson (Lahir diStonehaven 26juli 1822 - 8maret1873)

 Saat masih berusia 23 tahun dia mematenkan ban pneumatiknya. Dia diberi paten di Perancis pada 1846 dan di Amerika Serikat pada 1847. Ban yang ia temukan terdiri dari sabuk berongga karet alami yang mengembang karena udara, sehingga roda berupa 'bantalan udara di atas tanah, rel, atau lintasan tempat mereka berjalan'. Sabuk kanvas karet yang lentur ini tertutup di dalam cangkang luar yang kuat dari kulit yang dilesakkan ke dalam roda.



'Roda Udara' Thomson dipertunjukkan di Taman Regent London pada Maret 1847 dan dipasangkan ke beberapa kereta kuda, ban itu terbukti sangat meningkatkan kenyamanan perjalanan dan mengurangi kebisingan. Satu set bisa berlari untuk 1.200 kilometer tanpa tanda-tanda kemunduran / kerusakan yang berarti.

(Penyempurnaan ban selanjutnya dilakukan oleh John Boyd Dunlop)
_lihat keterangannya ditulisan paling bawah
  
                                     
Penyempurnaan bentuk sepeda yang selanjutnya dibuat oleh James Starley (lahir 21 April di Albourne, 1830  - 17 Juni 1881) 

 Ia adalah seorang penemu bahasa Inggris dan 'Bapak Industri Sepeda' James Starley lari dari rumah dan kemudian menetap di Coventry di mana ia menjadi salah satu pembangun yang paling inovatif dan sukses dari sepeda dan sepeda roda tiga.  
Anaknya, William Starley, dan keponakannya, John Kemp Starley, juga memasuki industri ini dan salah satu hasilnya adalah perusahaan mobil Rover.







James Starley mulai membangun sepeda di Inggris di tahun 1870. Ia memproduksi sepeda dengan roda depan yang sangat besar (high wheel bicycle) sedang roda belakangnya sangat kecil. Sepeda jenis ini sangat populer di seluruh Eropa. Sebab Starley berhasil membuat terobosan dengan mencipta roda berjari-jari dan metode cross-tangent. Sampai kini, kedua teknologi itu masih terus dipakai. Buntutnya, sepeda menjadi lebih ringan untuk dikayuh.


Sayangnya, sepeda dengan roda yang besar itu memiliki banyak kekurangan. Ini menjadi dilema bagi orang-orang yang berperawakan mungil dan wanita. Karena posisi pedal dan jok yang cukup tinggi, mereka mengeluhkan kesulitan untuk mengendarainya.

Sampai akhirnya, keponakan James Starley, John Kemp Starley (1854 - 1901) menemukan solusinya. 
Pada 1877 ia memulai bisnis baru Starley Sutton & amp; Co dengan William Sutton, penggemar bersepeda lokal. Mereka mulai mengembangkan sepeda yang lebih aman dan lebih mudah untuk digunakan daripada penny farthing yang berlaku atau sepeda 'biasa' pada waktu itu. Mereka memulai dengan sepeda roda tiga manufaktur, pada tahun1883, produk mereka dicap sebagai Rover.
                                        



Pada 1885 Starley membuat sejarah ketika dia menghasilkan Rover  Sepeda Keselamatan (sepeda yang aman) wheel-drive, siklus rantai dengan dua roda berukuran sama, sehingga lebih stabil daripada sepeda sebelumnya yang didesain beroda tinggi.  
Ia menciptakan sepeda yang lebih aman untuk dikendarai oleh siapa saja, sepeda ini sudah punya rantai untuk menggerakkan roda belakang 


Starley Rover digambarkan sebagai sepeda recognisably modern pertama.
Banyak dikatakan bahwa Ini 'era baru sepeda keselamatan / sepeda yang aman' Sepeda ini langsung sukses dan diekspor di seluruh dunia.






Penemuan tak kalah penting akan ban sepeda dilakukan John Boyd Dunlop (lahir di Skotlandia, 5 february 1840 meninggal didubin 23 oktober 1921.
Pada tahun 1887 John Boyd Dunlop mengembangkan ban yang berisi angin yang pertama untuk sepeda roda tiga putranya dan pada tahun1888 Dunlop berhasil menemukan teknologi ban sepeda yang bisa diisi dengan angin (pneumatic tire). 
Dari sinilah, awal kemajuan sepeda yang pesat. Beragam bentuk sepeda pun  berhasil diciptakan.                                                                                                                 
Sumber : 
_BBC, history sepeda
_ http://desiran.blogspot.com/2008/07/sejarah-sepeda.html
_Wikipedia

Tidak ada komentar:

Posting Komentar