Click here for Myspace Layouts

Kamis, 09 Juni 2011

Sambutan Kepala Pusat Penyuluhan Pertanian Pada Acara Apresiasi Simluh Level 3 & 4 di Hotel Prioritas Cisarua-Bogor, Jawa Barat

Sumber Gambar: Doc. Pusat Penyuluhan Pertanian
BUTIR-BUTIR PENGARAHAN
KEPALA PUSAT PENYULUHAN PERTANIAN
PADA APRESIASI SISTEM INFORMASI MANAJEMEN
PENYULUHAN PERTANIAN (SIMLUH) LEVEL 3 DAN 4
ANGKATAN I DAN II TAHUN 2011
Hotel Prioritas, Cisarua-Bogor, 2 - 6 Mei 2011
_________________________________________________________
1. Sejalan dengan Undang-Undang No. 16 Tahun 2006 tentang Sistem Penyuluhan Pertanian, Perikanan, dan Kehutanan serta Target Utama Pembangunan Pertanian 2010-2014, maka Program Aksi Pemantapan Sistem Penyuluhan Pertanian difokuskan kepada aspek-aspek:
(1). Penyuluhan Mendukung Swasembada dan Swasembada Berkelanjutan;
(2). Penyuluhan Mendukung Peningkatan Diversifikasi Pangan;
(3). Penyuluhan Mendukung Peningkatan Nilai Tambah, Daya Saing dan Ekspor; dan
(4). Penyuluhan Mendukung Peningkatan Kesejahteraan Petani.
2. Program Aksi Pemantapan Sistem Penyuluhan 2010-2014 meliputi aspek-aspek:
(1). Penataan Kelembagaan dan Ketenagaan Penyuluhan;
(2). Pemberdayaan Kelembagaan Petani dan Usahatani; dan
(3). Pengembangan Program dan Informasi.
3. Kondisi kelembagaan penyuluhan pertanian dan kelembagaan petani sampai Maret 2011 adalah:
(1). Tingkat provinsi terdapat 21 unit Bakorluh, 7 (tujuh) unit Badan Ketahanan Pangan dan Penyuluhan dan 5 (lima) Dinas yang menangani Penyuluhan;
(2). Tingkat kabupaten/kota terdapat 146 Bapelluh, 169 BKP dan Penyuluhan dan 182 Dinas yang menangani Penyuluhan;
(3). Tingkat Kecamatan terdapat 4.272 unit BPP dari 5.699 kecamatan;
(4). Kelembagaan Petani sebanyak 279.523 Poktan dan 30.636 Gapoktan.
4. Kondisi ketenagaan adalah:
(1). Penyuluh Pertanian PNS : 27.922 orang
(2). THL-TB PP : 24.608 orang
(3). Penyuluh Honorer : 1.251 orang
(4). Penyuluh Pertanian Swadaya : 8.017 orang.
5. Dalam rangka memberi kontribusi yang signifikan terhadap keberhasilan program-program pembangunan pertanian khususnya penyuluhan pertanian tersebut, perlu didukung dengan sistem informasi manajemen penyuluhan pertanian yang handal;
6. Sistem Informasi Manajemen Penyuluhan Pertanian (SIMLUH) merupakan sistem yang terfokus pada database ketengaan penyuluh pertanian khususnya PNS. SIMLUH ini direncanakan meliputi data ketenagaan, kelembagaan dan penyelenggaraan penyuluhan pertanian yang terintegrasi melalui website Departemen Pertanian;
7. Pada tahun 2007 atas kerjasama Pusat Penyuluhan Pertanian dengan Pusat Data dan Sistem Informasi Pertanian telah dibangun SIMLUH, dengan fokus pada database ketenagaan penyuluhan pertanian, khususnya Penyuluh Pertanian PNS. Pada tahun 2011, SIMLUH ini akan dikembangkan sehingga meliputi database kelembagaan dan penyelenggaraan penyuluhan pertanian;
8. Selain itu database Pengembangan SIMLUH melalui anggaran P3TIP/FEATI juga dikembangkan e-petani antara lain pengembangan database penyuluh swadaya dan penyuluh swasta;
9. Terbangunnya integritas data ketenagaan, kelembagaan dan penyelenggaraan penyuluhan pertanian yang terkoneksi antara pusat dan daerah ini akan berjalan lancar bila didukung dengan terwujudnya hubungan teknis fungsional diantara kelembagaan penyuluhan pertanian di pusat, provinsi (Bakorluh) dan kabupaten/kota (Bapelluh). Oleh karena itu, penataan kelembagaan penyuluhan sesuai dengan amanah Undang-Undang No. 16/2006 tentang Sistem Penyuluhan Pertanian, Perikanan dan Kehutanan menjadi prasyarat mutlak;
10. Selanjutnya SIMLUH juga tidak akan optimal tanpa dukungan anggaran, sarana prasarana dan operator yang memadai dan berdedikasi;
11. Dalam kaitan dengan hal tersebut, maka Pusat Penyuluhan Pertanian pada tahun 2011 ini memandang perlu untuk melaksanakan kegiatan Apresiasi Sistem Informasi Manajemen Penyuluhan Pertanian (SIMLUH) Level 3 dan 4 sebanyak 6 (enam) angkatan, dengan diikuti oleh petugas/operator dari provinsi dan kabupaten/kota seluruh Indonesia;
12. Mengingat teknologi informasi yang mutakhir telah tersedia, maka keberhasilan aplikasi SIMLUH ini lebih banyak ditentukan oleh komitmen bersama untuk memelihara dan memutakhirkan database yang telah dibangun dan dukungan penyediaan anggaran dari berbagai sumber, baik APBN maupun APBD Provinsi dan APBD Kabupaten/Kota;
13. Untuk itu diperlukan perencanaan alokasi anggaran bersama yang memadai guna mengaplikasikan SIMLUH yang telah dihasilkan;
14. Mulai tahun 2010 Pusat Penyuluhan Pertanian juga membangun pengembangan Materi Penyuluhan Pertanian melalui Cyber Extension;
15. Akhirnya, saya ucapkan selamat berlatih dan menyusun Rencana Tindak Lanjut (RTL) untuk aplikasi SIMLUH di daerah asal masing-masing.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar