Click here for Myspace Layouts

Kamis, 10 Maret 2011

MONITORING KEGIATAN PUAP DI KECAMATAN SUI NIPAH

PUAP adalah bagian dari program PNPM (Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri) pada kluster pemberdayaan.
Yang menjadi Sasaran dalam Program PUAP adalah:
1.    Berkembangnya usaha agribisnis di 10.000 desa sesuai potensi wilayah
2.    Berkembangnya 10.000 Gapoktan/Poktan yang dimiliki dan dikelola oleh petani
3.    Meningkatnya kesejahteraan rumah tangga tani miskin
4.    Berkembangnya usaha agribisnis petani dengan siklus harian, mingguan dan musiman
Komponen Utama dari Pola Dasar PUAP:
1.    Gapoktan
2.    Penyuluh Pendamping dan Penyelia Mitra Tani sebagai pendamping
3.    Pelatihan bagi petani
4.    Pemberian BLM (Bantuan Langsung Mandiri)

Strategi Dasar PUAP:
1.    Pemberdayaan masyarakat dalam pengelolaan PUAP
2.    Optimalisasi potensi agribisnis di desa miskin dan tertinggal
3.    Penguatan modal petani kecil
4.    Pendampingan bagi Gapoktan

Tahapan Proses Pembinaan PUAP yaitu:
  • Tahun pertama berupa kegiatan ekonomi usaha produksi
  • Tahun ke-2 berkembang menjadi usaha simpan pinjam
  • Dan menginjak tahun ke-3  dapat menjadi Lembaga Keuangan Mikro-Agribisnis
Program PUAP ini tidak sama dengan Program Bantuan Langsung Tunai (BLT), sebagai ilustrasi kalau BLT dengan memberikan ikannya, PUAP atau BLM (Bantuan Langsung Masyarakat) memberikan kailnya sekaligus memberitahukan bagaimana caranya memancing. Adapun tujuan digulirkannya Program PUAP ini adalah  (1). untuk menumbuh kembangkan kegiatan usaha agribisnis di perdesaan sesuai dengan potensi wilayah, melalui koordinasi Gapoktan (Gabungan Kelompok Tani) sebagai organisasi petani. fungsi Gapoktan sebagai lembaga ekonomi petani menjadi jejaring atau mitra lembaga keuangan dan akses pasar. (2). Meningkatkan kinerja program-program Departemen Pertanian yang telah ada sebelumnya terutama dalam memfasilitasi akses permodalan petani untuk mendukung usaha agribisnis perdesaan serta mengurangi kemiskinan dan pengangguran di perdesaan.

Keberhasilan dalam pelaksanaan Program PUAP dapat tepat sasaran, diharapkan dapat membantu pengembangan usaha agribisnis pada desa miskin/tertinggal sesuai dengan potensI pertanian desa serta berkembangnya PUAP sebagai lembaga yang dimiliki dan dikelola oleh petani. PUAP yang pada gilirannya mampu  meningkatkan kesejahteraan rumah tangga petani miskin, petani/peternak (pemilik tanah atau penggarap)  skala kecil, buruh tani dan  berkembangnya usaha pelaku agribisnis yang mempunyai usaha harian, mingguan, maupun musiman.

Dalam pelaksanaannya kunjungan monitoring kegiatan PUAP 2008 - 2009 Tahap kedua di Gapoktan Sejahtera Abadi di Desa Sui Nipah Kecamatan Siantan yang di hadiri Tim Pembina PUAP Kabupaten yaitu Bapak Munadi, S.PKP selaku Kabid Programa dan Ibu Julina , SP selaku Kasi Programa  beserta Staf Programa Badan Ketahanan Pangan dan Pelaksana Penyuluhan Kabupaten Pontianak. 

Program PUAP ini diarahkan  penguatan modal usaha dan jasa ilmu pengetahuan dan teknologi guna memberdayakan serta meningkatkan kapasitas petani/peternak, agar memiliki daya saing dan akses pasar.  Dengan pola pembinaan oleh penyuluh pendamping, , pada tahun pertama, Gapoktan sudah mulai memiliki kegiatan pengembangan ekonomi produktif. Sedangkan secara bertaap pada tahun kedua semakin berkembang ke arah Usaha Simpan Pinjam-USP dan tahun ketiga dapat tumbuh menjadi Lembaga Keuangan Mikro Agribisnis-LKM-A.

1 komentar:

  1. banyaknya artikel yang ada disini memiliki kualitas content yang bermanfat bagi saya, tak heran bila blog ini ramai pengunjung? salam sukses

    BalasHapus